Jejak Kaki di Negeri Tirai Bambu Part 1 (Shen Zhen)

Shen Zhen


Hollaaa.....
Dari mana hendak ke mana
dari Hongkong hendak ke China
hehehhe..

Lanjutan circular trip kita setelah HK adalah Shen Zhen, yang tak lain tak bukan adalah neighborhoodnyaa.... 
Oh ya, kalo ke HK bebas visa beda dengan Shen Zhen yang artinya kita telah memasuki mainland of China.

 Visa

Untuk Visa, ada 2 jenis:
First, Chinese Visa yang dapat langsung diurus di Kedubes China di Jakarta (recommended)
Beruntung banget ada teman yag rela bolak-balik bantu urusin visa kita, thank you a lot Ce Ika if you read this :') 
Fee nya sekitar Rp 500.000 untuk masa berlaku 90 hari dengan durasi tinggal 30 hari.




Untuk cara dan persyaratan apply visa China, bisa klik link berikut:

Khusus jurnalis, bisa check di :

Second, menggunakan VOA (Visa On Arrival) yang dapat diurus di Hong Kong. Fee nya sekitar Rp 200.000 and something gitulah....
VOA sendiri hanya untuk masa berlaku 5 hari di ShenZhen. Update terakhir, katanya sih sulit banget dapat VOA, bahkan beberapa negara di block permanent tidak dapat meng-apply VOA. Jadi aku rekomendasiin pake China Visa aja, sekalian keliling banyak kota di China. ^o^

Berikut ada beberapa opsi jika kamu melanjutkan perjalanan dari HK ke SZ (ShenZhen)

How to get there:

- Line 70 Bus (estimasi biaya Rp 113.000 - Rp 190.000) , 47 menit

- Subway , Bus ( Rp 85.000 - Rp 144.000) , 60 menit

- Subway, HK Metro (Rp 38.000 - Rp 79.000), 70 menit

- Taxi (Rp 700.000 - Rp 850.000) , 35 menit

- Kendaraan pribadi (Rp 100.000 - Rp 150.000), 35 menit


naik metro, tap pake ini






 What to do?
Shen Zhen itu identik dengan shopping. Yup, jelas karena harga barang disini akan jauuuuhhh lebih murah daripada di HK, mostly HK juga ambil barang dari SZ juga kali yah.
Mata uang yang dipakai di SZ adalah China Yuan (1 CNY = Rp 2.000, silahkan check kurs ya..)
Bahasa yang digunakan yaitu Mandarin, karena penduduknya banyak yang mendapat sekolah yang tinggi, Inggris katanya juga biasa digunakan. Lebih kaget lagi ketika berbelanja disebuah pusat perbelanjaan, para pramuniaga tak segan-segan menawari barang dengan Bahasa Indonesia (pas kita sempat ngobrol pake Bahasa Indonesia). Mungkin terlalu banyak customer dari Indonesia yang berbelanja ke sana, jadi ya begitulah (salute!).

First impression di ShenZhen agak kurang menyenangkan, terutama soal kebersihan, sanitasi, dan suka tipu-tipu, kudu hati-hati aja ya :(
Note: tapi ya tentu gak semua seperti yang kami alamin juga, take it easy bruhh :)

First step sampai di stasiun ShenZhen, kita mesti isi selembar formulir untuk foreigner gitu, setelah itu passport dan visa di check. Baru sah kamu injek negeri ini..
Karena abis perjalanan yang cukup panjang dari HK, saya mampir ke toilet terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan lagi. Jangan kaget kalo toiletnya tidak seperti yang diidamkan meskipun ini adalah gedung pemerintahan (berasa kontras karena dari HK selalu bersih), ok fixed :(

Hotel yang kami tempati

Kami pun memutuskan isi perut terlebih dahulu di sebuah rumah makan di sekitar itu. Jelas terpampang 鸡饭 = 20 元 (Nasi ayam = 20 Yuan). Akhirnya kita rame-rame pesan sesuai menu yang tertulis, dan pastiin harganya juga ke penjual. Alhasil setelah dihidangkan dan kemudian kita membayar....perporsi dihargai sekitar 40-45 Yuan. Hah?? Waktu diprotes malah bilang, oh iya itu harga buat orang lokal :( fine!
*Kondisinya kami pakai bahasa mandarin sih ke penjualnya, mungkin pas ngomong sesama teman pakai Bahasa Indonesia.


Window Of The World

Selanjutnya di Shen Zhen, yang kudu dikunjungi adalah Window of The World!
Isinya berbagai keajaiban dunia atau kekhasan dari tiap-tiap negara. Mulai dari Borobudur sampai Niagara Waterfall juga ada, lengkap deh! Rasio perbandingan bangunan dengan aslinya ada yang 1:1, 1:5 atau 1:15. Macem-macem! 

How to get there:

 Subway:

Take Line 1 (Luobao Line), get off at Window of the World (Shijie Zhichuang) station and get out from Exit J.

 Public Bus:
From the railway station, take bus no.101 to reach there.
From the airport, take bus no. 327 and get off at Window of the World (Shijie Zhichuang) Station.
From other parts in the city, take bus N4, 21, 26, 32, 54, 79, 90, 101, 113, 121, 123, 204, 209, 223, 234, 245, M388 or B603 to Window of the World (Shijie Zhichuang) station.
 Shenzhen Bus / Subway Search

 Taxi:
If you take a cab from the railway station, the estimated taxi fare is 50RMB (RenMinbi = CNY).
If you take a cab from the airport, the estimated taxi fare is 70RMB.



HTM

CNY 200 untuk dewasa dan anak-anak tinggi diatas 1.5 m
CNY 100 untuk anak-anak tinggi antara 1.2m - 1.5m dan lansia antara 65-69 (tunjukkan passport)
FREE untuk anak-anak tinggi dibawah 1.2 m dan lansia diatas 70 tahun (tunjukkan passport)
CNY 80 jika Anda datang menyaksikan Evening Show (di atas pukul 19.30)

Waktu operasi:

09.00 - 22.00 hari biasa
09.00 - 22.30 hari libur


Selain berfoto-ria, kamu juga bisa mencoba berbagai wahana. Misalnya melintasi daerah hutan tropis pedalaman Afrika dengan cable car, bermain ski indoor, ada juga photobooth - mengenakan kostum ala putri kerajaan China (baju daerah China dari berbagai dinasti), dan banyak lagi. Sebaiknya datang awal sekali, supaya cukup waktu mengitari semua area (dengan catatan: tidak menghabiskan waktu terlalu lama di satu tempat).

Tips: bawalah masing-masing orang 1 kamera baterai full, kemudian take bergantian buat hemat waktu wkwkwkwk (pengalaman pribadi) :))

Selebihnya di SZ, kita hanya mengunjungi tempat-tempat perbelanjaan. Bisa googling untuk lengkapnya, dan sekali lagi jangan segan-segan tawar harga disini. 










Mt. Fuji apa Mt. Everest ya? hhahaha

Foto Ala-ala gitu dehh


 Di SZ inap sehari aja, dan waktu banyak habis di Window of The World seharian. Kotanya cukup sepi sih, jadi gak terlalu betah juga lama-lama..hehehe





Teman-teman yang punya pengalaman seru di Shen Zhen bisa berbagi di komen yah!
Next, lanjut trip di Guang Zhou ya. See ya! x o x o













Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bukit Jamur Bengkayang, Kalimantan Barat! Dimana, ada apa, bagaimana caranya?

Liburan Murah Mudah di Hong Kong