Bukit Jamur Bengkayang, Kalimantan Barat! Dimana, ada apa, bagaimana caranya?

Say 'Hi' from the top ❣

Ini adalah kesekian kalinya naik ke Bukit Jamur, yang kalo kami menyebutnya: bukit di belakang rumah πŸ˜‚ yups! Letaknya di tengah Kota Bengkayang, Kalimantan Barat. Sebuah kota kecil yang belum rame namun asri pemandangannya. Udara masih segar karena dikelilingi gunung dan cenderung masih banyak hutannya. 

Meski begitu jaraknya lumayan juga dari rumah. Mesti lewat sungai, jalan kecil dsb. But it depends on where do you start. Jadi, beberapa tahun belakangan ini bukit ini tiba2 hype! Gak tau persisnya kenapa dan sebabnya bagaimana, karena banyak versi!  Ada yang bilamg karena seleb yang daki duluan, jadi terkenal di mana-mana, ada juga yang bilang sekumpulan blogger atau wartawan, ada juga versi muda-mudi yang mendaki bikin video terus viral. Macem-macem! Yang jelas jadi wisata baru selama berbulan-bulan dalam 2-3 tahun belakangan. 

Asal mula nama Bukit Jamur... Hmm...Ada yang bilang nama Bukit Jamur karena batu-batunya berbentuk seperti Jamur kalo diliat dari jauh. Ada juga yang bilang karena banyak jamur di bukit ini. Kurang tau pastinya. Place your comment below if you know something about this. Haha

Trus, apa yang wow sih? Pastinya viewnya! Tapi selain itu, track nya yang cukup memadai untuk didaki juga jadi pilihan. Kalo gw tetep ngos-ngosan juga sampai puncak! πŸ˜‚ But, when you enjoy and see the sun rises, your work hard paid off! Really worth it! Jamurnya ada? Ada. Tapi kecil dan diantara rerumputan, harus jeli liatnya. 

Awan-awan mengepul layaknya cotton candy yang siap dilahap. 😍Awan yang menutupi hampir seluruh pemandangan itu bener-bener amazing. Berasa seperti kapuk yang empuk kalo baring diatasnya!Hmmpphh... Dan warna oren-kuning keemasan sang surya yg menyeruak diantara awan bikin tak sabar untuk disaksikan! Gak kalah view nya dari Bromo di Pendakian 1! Di malam hari kita bisa menikmati view kota Bengkayang yang meski tidak luas sekali, namun kerlap kerlip lampu di kota di tengah kegelapan dan keheningan itu menjadi pemandangan yang asik sambil ditemani secangkir kopi. Slurrphh! Kalo sedang tidak mendung, bisa nikmatin bintang yang jumlahnya bener-bener banyak! View paling apik yaitu right before sunrises, kisaran pukul 03.00-04.00, udah bisa liat awan dan sedikit demi sedikit cahaya yang amazing banget!  In this time, I really be grateful for my God is Mighty. Sungguh ciptaan yang luar biasa indah! 

Di atas bukit jamur terdapat banyak batu-batu besar, yang bagus buat spot foto atau sekedar baring. Tetap hati-hati ya, dan please jangan merusaknya dengan menuliskan namamu,  nama pacarmu, idolamu, ibumu, cita-citamu, nasibmu menggunakan pilok, cat  atau apapun itu. It's not belong to you and never be! 
Beberapa waktu lalu kondisi Bukit Jamur sempat memprihatinkan karena orang yang tidak bertangggungjawab menebas rumput-rumput sampai botak sekedar buat tenda mereka :(
It's totally damaging!! Bukit Jamur yang terkenal view hijau-nya pun mendadak gersang dan tidak menarik. Belum lagi sampah bekas makanan instan atau botol minuman di mana-mana! Sayang sekali bukan? So, pandai-pandailah di alam, manfaatkan tapi jangan merusak. Agar semua sempat dan senang menikmati kehijauan dan kebersihannya. 

Trus kapan waktu yang tepat untuk mendaki? Disarankan sore, jadi tidak terlalu panas. Pernah sekali mendaki terlalu sore kisaran pukul 17.30-18.00, alhasil cukup sulit melalui medan karena uda cukup gelap, harus pegang senter dan konsentrasi pijakan mana yang lebih baik. Salah-salah bisa tergelincir apalagi kondisi pas ujan. Sangat disarankan kalo cewek, cari kayu/dahan yang cukup kuat, itu sangat membantu saat mendaki. Kali lain, mendaki saat subuh kisaran pukul 00.00-01.00 jika tidak menginap, lebih pas. 
Untuk pendaki yang awam seperti saya, butuh kurang lebih 1.5-2 jam untuk mendaki, kalo yang expert katanya hanya butuh 20-30 menit πŸ˜… apalagi ciwi-ciwi akan banyak minta rehatnya pastiπŸ˜‚.

Nah, kalo yang berniat bermalam, siapkan tenda  lengkap dengan peralatan dan termos isi air panas atau bisa juga masak air (pake kompor mini bisa beli di toko-toko perlengkapan hiking) di atas karena udara menjadi sangat dingin diatas pukul 10.00 sampai pagi. Meski waktu naiknya keringatan πŸ˜…
Saran saya jika berniat bermalam, bawa dahulu nasi/makanan siap santap. Apalagi bangun tenda di kawasan angin kencang seperti itu tidak mudah.  Jadi perlu tenaga ekstra, kalo harus proses masak lagi cukup habiskan waktu. Kecuali untuk starving tengah malam ya. Juga harus cari posisi yang tepat agar patok tenda tidak mudah diterbangkan angin. Jaket is a must, karena tengah malam sampai subuh akan sangat dingin terlebih musim hujan/sehabis hujan. Makanan instan seperti pop mie , snack bawa aja asal mampu angkut ke atas dan tidak menyampah. Bawa gitar, kartu apapun yang bisa buat seneng , dan ingat sekali lagi jangan ditinggalkan di bukit. Pilih sepatu yang cocok/sendal gunung yang nyaman.

Jika berniat buat api unggun, kumpulkan kayu di tengah jalan, karna akan sulit untuk dapat dahan atau ranting di atas. Pengalaman kami, sampe guide nya turun ke bawah ambil lagi. Trus pastikan apinya bener-bener padam waktu akan turun. Tinggalkan saja jejak, sampah jangan, apalagi api.

Bawa persediaan air minum yang banyak, karena ga ada sumber air di atas. Tentunya yang mau mandi gak bisa ya! Tapi di tengah-tengah perjalanan ada aliran mata air gunung yang jernih, bisa buat cuci-cuci kaki muka dsb. 
Diatas ada sinyal gak? Yup, ada kalo beruntung! Hehe
Namun sedikit mengingatkan, jika udah di atas bukit dan kondisi ujan, sebaiknya gak sibuk dengan handphone, Anda tau akibatnya kan? Apalagi itu di bukit yang cukup tinggi dan banyak pohon.

Jalurnya bagaimana? Ada banyak jalan ke Bukit Jamur. Bisa lewat sungai Selengko (harus lewat jembatan cinta, which is hanya motor yang bisa lewat), jalur ini lebih singkat, namun cukup terjal/curam. Atau jalur lain yang bisa masuk mobil di sebuah perkampungan, letaknya di bawah jembatan BRC. Jalur ini lebih mudah, namun cukup jauh karena muter. Parkir di rumah penduduk, 10-20rb untuk motor, 50-150 untuk mobil. Ini tergantung bagaimana negonya ya. Saya pikir kalo untuk pengelola yang emang rakyat setempat ya ga apa-apa.

Kalo gak tau jalan? Gampang, bisa minta guide sama penduduk setempat. Fee nya variatif start dr 80-150/orang. Ada guide anak kecil, orang dewasa juga. Semakin banyak barang bawaan kita bisa dipatok lebih mahal. Ya secara bawanya berat dan track sulit kan. Kalo pas turun mah, gelindingkan aja ransel yang memungkinkan, kitanya aja bisa sambil meluncur di rerumputan, nikmat tiada tara moment ini πŸ˜‚πŸ˜‚
Trus di atas bukit tidak ada toilet guys! So, toilet dadakan kalo kebelet! Gak ada yg jual makanan juga di atas bukit, mesti bawa sendiri, atau mungkin bisa beli di kantin di kaki bukit. Last, DON'T LITTER!
                          sumber: google
                            Sumber:google
                               sumber: google

Kalo udah di Bengkayang, enaknya ngapain aja? Kuliner bakmie (non-halal) enak banget sihh ini!! Trus wisata lainnya kebanyakan air terjun, dari yang paling dekat dari kota yaitu Riam Madi (+- 30menit), Riam Budi (+-30 menit), Riam Merasap (letaknya di Kec. Sanggau Ledo, +- 1.5-2 jam perjalanan), worth banget karena udah cukup dikenal untuk wisata rohani karena ada Goa Maria, ada juga banyak riam-riam yang gak kalah bagus di sana. Kalo musim duren, paling mantap kawasan sini, katanya begitu πŸ˜‚πŸ˜‚

So, tunggu apalagi? Rencanakan short escape mu!

Comments

  1. wow, look at this cutie, whyd you stop posting here! i wouldve loved to see your adventures around the world! the view there looks amazing!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jejak Kaki di Negeri Tirai Bambu Part 1 (Shen Zhen)

Liburan Murah Mudah di Hong Kong